PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) merencanakan revitalisasi Pelabuhan Penajam untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi.
Sekretaris Dishub PPU, Andy Sunra Satriadi Sumaryo, menyatakan bahwa Pelabuhan Penajam adalah pintu gerbang utama bagi masyarakat yang masuk ke PPU, khususnya dari Balikpapan. “Pelabuhan ini merupakan gerbang utama bagi Penajam. Masyarakat yang datang dari Balikpapan dan sekitarnya pasti akan melalui pelabuhan ini,” ujar Andy belum lama ini.
Revitalisasi dermaga klotok akan dilakukan bertahap dengan total anggaran Rp 30 miliar. Pada tahap pertama, alokasi Rp 14 miliar akan difokuskan pada pembangunan dermaga. “Pada tahap pertama, fokus kami adalah membangun dermaga dengan fasilitas yang lebih baik agar pelayanan lebih maksimal,” jelas Andy.
Dishub juga berencana membangun fasilitas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar pelabuhan. Pada tahap awal, fasilitas tersebut akan menampung empat UMKM, dan nantinya dapat berkembang hingga 12 UMKM. Pembangunan ini ditargetkan selesai pada tahun 2026.
Selain pembangunan dermaga dan fasilitas UMKM, Dishub juga berkomitmen mempercantik kawasan sekitar pelabuhan yang saat ini dinilai kumuh. “Kami berharap, pada tahun 2026, kawasan ini dapat tertata lebih baik, termasuk rumah-rumah di pesisir yang terlihat dari dermaga,” pungkas Andy. (ayu/ara/adv/ftr)




