SAMARINDA.MEDIASATUKALTIM – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Damayanti meminta agar pemerintah daerah lebih serius mengimplementasikan kurikulum edukasi seks di sekolah-sekolah sejak usia dini.
Pasalnya, ia menilai bahwa pendidikan seks yang tepat dapat melindungi anak-anak dari ancaman kekerasan seksual.
“Peran pemerintah sangat dibutuhkan untuk memberikan edukasi dini terkait kekerasan seksual anak. Ini bukan lagi hal yang tabu, tetapi keharusan,” Ungkap Damayanti kepada awak media, Selasa (12/11/2024).
Selain itu, Damayanti mengingatkan pentingnya edukasi ini dimulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK. Karena jenjang pendidikan di tingkat kota atau kabupaten dan provinsi harus bersinergi untuk mewujudkan program ini secara menyeluruh.
“Untuk tingkat SD, SMP, dan PAUD merupakan tanggung jawab kabupaten/kota, sementara SMA/SMK di bawah naungan provinsi. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sangat penting,” Ucapnya.
Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan kurikulum edukasi seks tidak hanya mengajarkan anatomi tubuh, tetapi juga mengajarkan tentang hubungan yang sehat dan cara melindungi diri dari kekerasan. Dengan pembelajaran ini, diharapkan anak-anak siap secara mental menghadapi situasi yang berisiko dan berbahaya.
“Edukasi seks itu harus dianggap sebagai bagian penting dari proses pembelajaran. Anak-anak perlu mengetahui cara melindungi diri mereka,” Pungkasnya. (Adv)




