SAMARINDA.MEDIASATUKALTIM – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Abdulloh menekankan pentingnya menjaga netralitas TNI, Polri, dan ASN di tengah suhu politik yang memanas menjelang pemilu. Ia menekankan bahwa profesionalisme dalam pemerintahan adalah kunci untuk menjaga stabilitas negara.
Hal tersebut diungkapkan mengingat bahwa posisi TNI, Polri, dan ASN adalah untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara, bukan kepada kepentingan politik.
“Dalam menjalankan tugas mereka, TNI, Polri, dan ASN harus tetap netral dan tidak terpengaruh oleh afiliasi politik mana pun. Mereka adalah pilar keamanan dan pelayanan publik yang harus menjunjung tinggi profesionalisme,” Ungkap Abdulloh kepada awak media, Rabu (13/11/2024).
Lebih lanjut, Abdulloh menjelaskan keterlibatan politik dari pihak-pihak ini bisa merusak kredibilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Netralitas menurutnya, bukan hanya sekedar aturan, tapi juga etika kerja yang harus dijaga untuk membangun pemerintahan yang bersih dan bebas dari kepentingan politik.
“Kehadiran ASN, TNI, dan Polri sebagai pengayom masyarakat harus bebas dari kepentingan politik agar pelayanan publik yang mereka berikan tidak berpihak. Ini juga penting dalam menciptakan keamanan dan kestabilan saat masyarakat menghadapi pilihan politiknya,” Ucapnya.
Untuk itu, politisi dari partai Golkar tersebut berharap komitmen netralitas ini benar-benar dijaga. Ia juga menyampaikan bahwa DPRD Kalimantan Timur akan memantau ketat netralitas aparat negara selama tahun politik ini.
“Tidak boleh ada yang terbawa arus politik yang bisa mengganggu tatanan pemerintahan dan merugikan masyarakat. Kami akan terus mendukung dan mengawal agar semua elemen pemerintah mematuhi peraturan,” Pungkasnya. (Adv)




