Dispora Kaltim Pacu Pengembangan Pencak Silat Lewat Pembinaan Berkelanjutan

Media Satu Kaltim

Olahraga Pencak Silat. (Foto: Dispora Kaltim)

SAMARINDA.MEDIASATUKALTIM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk memajukan olahraga pencak silat di daerah tersebut melalui pembinaan yang intensif dan terstruktur. Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman, menyatakan bahwa pengembangan pencak silat membutuhkan proses yang dimulai sejak usia dini dan dilakukan secara konsisten.

“Kesuksesan atlet pencak silat tidak bisa diraih secara instan. Kami memulai pembinaan dari tingkat dasar di sekolah hingga pengembangan di perguruan silat, dengan mendorong pelatih untuk mengadakan latihan rutin dan event,” ujar Rasman, Rabu (13/11/2024).

Dispora Kaltim juga memberikan dukungan kepada perguruan silat lokal untuk memperkuat ekosistem olahraga ini. Selain fokus pada pelatihan, berbagai kejuaraan telah digelar untuk mengasah kemampuan para pesilat muda. Salah satu yang menonjol adalah Turnamen Terbuka Pencak Silat Piala Gubernur 2024 pada September lalu, yang melibatkan 595 pesilat dari seluruh Kalimantan Timur.

Menurut Rasman, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari seleksi menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Wilayah IV di Kendari. “Kami ingin memastikan pesilat yang mewakili Kaltim di tingkat nasional adalah yang terbaik dan teruji,” tambahnya.

Turnamen ini mencakup dua kategori: kategori pelajar dengan 405 peserta dari berbagai sekolah dan kategori kejuaraan provinsi yang diikuti 190 peserta. Rasman menilai keduanya sangat penting untuk regenerasi atlet pencak silat, terutama dalam menyiapkan pesilat muda untuk kompetisi bergengsi seperti PON dan kejuaraan internasional.

“Pembinaan atlet muda dan senior harus berjalan seiring. Kami ingin menciptakan regenerasi yang kuat sekaligus menjaga peran atlet senior sebagai panutan,” katanya.

Dengan dukungan dari KONI Provinsi Kaltim dan perguruan silat lokal, Dispora Kaltim optimis dapat mencetak pesilat-pesilat berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

“Kami berharap langkah-langkah ini menjadikan Kaltim sebagai pusat pencak silat unggulan yang dikenal tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia internasional,” tutup Rasman. (Adv/A)

Bagikan

Tags

Berita Terkait