SAMARINDA.MEDIASATUKALTIM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mengumumkan serangkaian langkah baru untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga, dengan pelaksanaan program-program baru yang akan dimulai pada tahun 2025.
Langkah ini bertujuan untuk menjawab tantangan rendahnya tingkat partisipasi olahraga di daerah, terutama di kalangan masyarakat umum.
A.A. Bagus Sugiarta, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, menyampaikan bahwa tahun 2025 akan menjadi titik awal implementasi dari berbagai inisiatif strategis yang telah dirancang, termasuk pengembangan dan perluasan program yang sudah berjalan sebelumnya.
“Tahun 2025 adalah momentum yang tepat untuk mewujudkan program-program olahraga yang lebih inklusif, salah satunya dengan melibatkan masyarakat lebih luas dan memastikan mereka dapat mengakses fasilitas olahraga yang memadai,” ujar Bagus, Kamis (14/11/2024).
Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah penyusunan Buku Rencana Aksi Daerah. Buku ini bertujuan untuk memberikan arah dan solusi atas masalah rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam olahraga.
Dalam rencana tersebut, Dispora Kaltim akan fokus pada penguatan fasilitas olahraga serta penyediaan sarana yang dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
Menurut Bagus, meskipun minat masyarakat terhadap olahraga cukup besar, namun terbatasnya fasilitas yang tersedia sering menjadi penghalang bagi mereka untuk terlibat secara aktif.
“Fasilitas olahraga yang masih terbatas di beberapa daerah menjadi kendala utama. Tanpa dukungan fasilitas yang memadai, masyarakat sulit untuk berolahraga secara rutin,” ungkapnya.
Untuk itu, Dispora Kaltim berencana untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan, dan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.
Kerja sama antarinstansi diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur olahraga yang lebih merata dan mudah diakses oleh masyarakat.
“Dengan melibatkan berbagai OPD, kami percaya program-program ini dapat terlaksana dengan lebih efisien dan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat,” tambah Bagus.
Selain itu, Dispora Kaltim juga berharap bahwa upaya peningkatan partisipasi olahraga ini dapat menciptakan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat.
Program yang akan dijalankan diharapkan dapat mencegah penyakit tidak menular yang seringkali timbul akibat kurangnya aktivitas fisik.
“Kami ingin masyarakat Kaltim lebih peduli dengan kesehatan mereka melalui olahraga. Ini adalah langkah preventif untuk menghindari masalah kesehatan yang lebih besar di masa depan,” tutup Bagus. (Adv/A)




