SAMARINDA.MEDIASATUKALTIM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem olahraga di wilayah Bumi Etam. Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma, menekankan pentingnya pengelolaan dan pendampingan yang lebih intensif bagi para atlet lokal. Langkah ini diharapkan mampu membangun fondasi industri olahraga yang berkelanjutan di masa depan.
“Untuk menciptakan industri olahraga yang maju, kita harus menyediakan lingkungan yang mendukung bagi atlet agar bisa berkembang secara maksimal,” ujar Agus, Senin (25/11/2024).
Ia menambahkan bahwa dukungan yang diberikan tidak hanya berupa fasilitas fisik, tetapi juga pembinaan yang mencakup aspek mental dan fisik para atlet.
Ia juga menyoroti potensi industri olahraga sebagai penggerak ekonomi daerah. Ia merujuk pada keberhasilan negara seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang dalam mengembangkan industri olahraga yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional mereka. Menurutnya, Kaltim pun bisa mengambil pelajaran dari negara-negara tersebut.
“Industri olahraga bisa menciptakan lapangan kerja, mendorong pariwisata, dan meningkatkan pendapatan daerah,”ungkapnya.
Ia juga menyinggung pentingnya Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sebagai landasan hukum untuk mengembangkan sektor olahraga di Kaltim.
Dengan implementasi DBON, Agus optimis Kaltim mampu mencetak atlet berprestasi hingga tingkat internasional. Ia bahkan mengusulkan perubahan proporsi waktu pelatihan, dengan meningkatkan porsi latihan atlet menjadi 70 persen dan mengurangi waktu belajar menjadi 30 persen.
“Dengan fokus yang lebih besar pada latihan, para atlet diharapkan dapat memaksimalkan potensi mereka dan mencapai prestasi tertinggi,” pungkasnya. (Adv/A)




