SAMARINDA — Hingga pertengahan 2025, sebagian wilayah di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, masih belum mendapatkan distribusi air bersih dari Perumdam Tirta Kencana.
Warga di kawasan tersebut erpaksa bergantung pada layanan air bersih dari perusahaan swasta demi memenuhi kebutuhan dasar mereka sehari-hari.
Menanggapi hal tersebut, anggota komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal, meminta agar distribusi air bersih di wilayah Palaran segera terealisasi tahun ini.
Pasalnya, PDAM saat ini sedang melanjutkan proyek pemasangan pipa induk yang sempat tertunda.
“Dari tahun 2023 masih banyak kelurahan yang belum terpasang pipa induknya. Untuk 2025 akan dipasang di Bukuan. Setelah itu baru pemasangan pipa menuju ke setiap rumah,” Ungkap Joha sapaan karibnya. Rabu (9/7/2025).
Politisi dari partai Nasdem itu juga menepis anggapan bahwa keterlambatan distribusi air disebabkan keberadaan perusahaan air swasta. Menurutnya, perusahaan swasta di Bukuan tidak menghalangi kehadiran PDAM dan menyerahkan pilihan sepenuhnya kepada masyarakat.
“Itu bukan alasan. Perusahaan swasta juga terbuka, tidak ada penolakan terhadap PDAM,” Tutup Joha.




