PENAJAM – Dalam upaya memperkuat layanan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membangun lima pos pemadam kebakaran di beberapa titik strategis.
Kepala Dinas DPKP PPU, Fernando, menyatakan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga. Dengan adanya pos baru, waktu respon petugas pemadam kebakaran diharapkan semakin cepat, sehingga potensi kerugian akibat kebakaran bisa diminimalkan.
“Saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Targetnya selesai tahun ini. Ada lima titik, di antaranya di Sotek, Waru, Babulu, dan Petung,” ujar Fernando belum lama ini.
Fernando menambahkan, keberadaan lima pos ini diharapkan tidak hanya memperkuat layanan pemadaman kebakaran, tetapi juga mendukung upaya pencegahan kebakaran melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sekitar. BPBD Penajam akan terus berinovasi dalam menghadirkan layanan terbaik bagi warganya.
Namun, dia berharap pembangunan pos pemadam kebakaran termasuk tambahan unit armada diikuti dengan penambahan jumlah personel.
“Idealnya satu armada didukung 5-6 personel. Saat ini ada 122 personel, dengan adanya lima pos yang baru nanti, tentu kurang. Oleh karena itu, kami sudah mengusulkan 28 tambahan personel melalui tahapan seleksi CPNS 2024,” jelasnya.
Selain itu, sebagai upaya pencegahan, BPBD membentuk relawan kebakaran yang melibatkan masyarakat.
“Yang berminat cukup banyak dari tiap kecamatan. Para relawan akan kami berdayakan dengan memberikan pelatihan penanggulangan dini sehingga bisa menjadi garda terdepan dan memberikan informasi awal sehingga kami bisa dengan cepat menuju lokasi,” pungkasnya. (kk/ara/adv/ftr)




