SAMARINDA.MEDIASATUKALTIM – Wakil ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis menekankan pemerintah harus hadir untuk memberikan solusi terhadap permasalahan pemakaman yang semakin sempit.
Dirinya mengungkapkan salah satu lahan makam yang terletak di Gang Tani, Kelurahan Karang Asam Ulu, Samarinda, kondisinya sudah cukup memprihatinkan.
“Di Gang Tani kuburan sudah penuh, ini harus jadi atensi pemerintah. Lahan makam ini kan untuk rumah masa depan. Lahanya harus sudah disiapkan,” Ungkap Nanda sapaan karibnya, Jum’at (22/11/2024).
Kondisi lahan makam yang semakin sesak, menurut Nanda tidak hanya terjadi di daerah tersebut. Bahkan, setiap kali reses, banyak wilayah yang juga mengeluhkan hal yang sama.
“Tak bisa dimungkiri, kondisi ini terjadi karena beberapa faktor, salah satunya adalah laju pertumbuhan penduduk yang disertai dengan bertambahnya angka kematian,” Sambungnya.
Oleh karena itu, kebutuhan akan lahan makam terus meningkat. Tak jarang, fenomena makam lama yang akhirnya tertumpuk dengan makam baru pun terjadi.
“Harus jadi atensi pemerintah, harus dipikirkan secepatnya. Karena dunia ini yang pasti berpulang. Ada beberapa lahan kosong sekitar sini. Kupikir setiap wilayah juga sama. Tapi harus ada intervensi pemerintah. Karena menyiapkan lahan makam ada beberapa prosedur seperti ijin dan persyaratan, administrasi harus dijalani,” Pungkas poltisi dari partai PDI-Perjuangan. (Adv)




