Kebakaran Big Mall Ungkap Kegagalan Sistem Proteksi, DPRD Samarinda Soroti Kelalaian Manajemen

Admin

SAMARINDA — Insiden kebakaran yang terjadi di Big Mall Samarinda pada Selasa (3/6/2025) pukul 00.05 WITA mengungkap sejumlah kelalaian fatal dalam sistem keselamatan gedung. Salah satu temuan utama adalah tidak berfungsinya sistem sprinkler dan hidran air saat api mulai melahap bagian pusat perbelanjaan modern di Jalan Untung Surapati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang tersebut.

Menanggapi hal tersebut, ketua komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyayangkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya telah lama memperingatkan manajemen Big Mall terkait pentingnya sistem proteksi kebakaran.

“Padahal dari Disdamkartan sudah menyampaikan rekomendasi ke Big Mall untuk menyiapkan sistem proteksi kebakaran, tapi rekomendasi itu tidak dijalankan dengan serius,” Ungkapnya. Rabu (9/7/2025).

Lebih lanjut, Deni menjelaskan bahwa persoalan sistem keamanan kebakaran di Big Mall sudah masuk dalam catatan resmi Komisi III DPRD sejak melakukan inspeksi mendadak (sidak) beberapa waktu lalu.

Bahkan, pihak manajemen sempat dipanggil pada Mei lalu namun tidak menunjukkan itikad baik untuk melakukan perbaikan.

“Harusnya dilakukan perbaikan, karena dikhawatirkan tidak berfungsi maksimal. Dan ternyata benar-benar terjadi,” tegasnya.

Selain sistem proteksi kebakaran, Deni juga menyoroti keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dinilai belum optimal.

“Kami masih menyimpan notulensi saat mereka datang pada Mei lalu. Selain persoalan lainnya, yang pertama kami soroti adalah soal IPAL dan sistem proteksi kebakaran. Itu yang menjadi catatan utama,” ungkap Deni.

Untuk itu, politisi dari partai Gerindra itu menambahkan pihaknya berencana menggelar sidak lanjutan ke sejumlah pusat keramaian seperti mal dan hotel usai Iduladha 1446 Hijriyah. Sidak tersebut akan difokuskan pada verifikasi penerapan standar operasional sistem keselamatan kebakaran di fasilitas publik.

“Kami ingin mereka memastikan proteksi kebakaran berjalan sesuai SOP,” Tutup Deni.

Bagikan

Tags

Berita Terkait