SAMARINDA — Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Samarinda, Kamaruddin, menekankan pentingnya sinkronisasi antarinstansi dalam menyusun dan menjalankan program ketahanan keluarga.
Menurutnya, upaya membangun keluarga yang kuat harus melibatkan koordinasi lintas sektor agar hasilnya tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Ketahanan keluarga tidak bisa dibangun oleh satu lembaga saja. Harus ada keselarasan peran agar tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri,” Ungkap Kamaruddin. Rabu (20/8/2025).
Lebih lanjut, Kamaruddin menjelaskan ketahanan keluarga sangat berkaitan dengan isu-isu sosial yang kompleks, seperti kemiskinan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga perlindungan anak dan remaja dari pengaruh negatif lingkungan. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan harus bersifat komprehensif dan berkelanjutan, dengan regulasi yang jelas dan terukur.
“Pemerintah daerah perlu menyusun kebijakan yang saling terintegrasi, mulai dari pencegahan hingga penanganan masalah keluarga. Ini penting agar setiap upaya yang dilakukan tidak terputus di tengah jalan,” Jelas Kamaruddin.
Politisi dari partai Nasdem itu menambahkan Bapemperda DPRD Samarinda siap menjadi jembatan untuk menyusun regulasi yang mendukung penguatan keluarga.
“Kami di Bapemperda membuka ruang kolaborasi dengan OPD dan stakeholder lainnya untuk menyusun aturan yang responsif dan berpihak pada penguatan unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga,” Pungkas Kamaruddin. (ADV)




