SAMARINDA — Wakil ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) untuk tidak hanya mengandalkan regulasi semata, tetapi juga menyediakan ruang positif bagi generasi muda.
Dirinya menekankan pentingnya pelibatan langsung remaja dalam program pembangunan, serta sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan anak muda.
“Kami tidak bisa hanya mengandalkan aturan dan larangan. Harus ada ruang yang sehat dan produktif bagi remaja untuk tumbuh dan berkembang,” Ungkap Celni sapaan karibnya. Selasa (19/8/2025).
Lebih lanjut, Celni menjelaskan sinergitas antara eksekutif dan legislatif sangat dibutuhkan untuk menciptakan langkah preventif dalam menekan angka kenakalan remaja.
Langkah-langkah yang didorong meliputi penerapan jam malam bagi pelajar, penguatan pendidikan karakter di sekolah, serta dukungan terhadap program kreatif yang dijalankan oleh Dispora dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
“Saya pribadi juga terlibat langsung dalam pemberdayaan anak muda, seperti menjadi relawan UMKM dan menggelar event olahraga,” Ucap Celni.
Politisi dari partai Nasdem itu juga mendorong pemasangan CCTV di sekolah dan ruang publik, serta menjalin kerja sama dengan BNN dan kepolisian untuk edukasi terkait bahaya narkoba dan pergaulan bebas.
“Program ini akan jauh lebih tepat sasaran kalau ide-idenya juga datang dari mereka. Jadi suara mereka harus kita dengar. Kami ingin anak muda Samarinda bisa membangun komunitas yang positif, baik lewat gerakan sosial, budaya, maupun kewirausahaan,” Pungkas Celni. (ADV)




