SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menyoroti rencana Pemerintah Kota (Pemkot) membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Rohim menyatakan dukungannya dengan syarat kebijakan tersebut harus benar-benar berorientasi pada peningkatan kinerja ASN dan tidak menambah beban keuangan daerah.
“Saya setuju saja, asal ini menjadi garansi kinerja ASN semakin membaik. Jadi tidak ada lagi alasan terlambat atau meninggalkan pekerjaan hanya gara-gara mau isi BBM,” ujar Rohim, Kamis (4/9/2025).
Kebijakan itu sebelumnya muncul sebagai respons atas antrean panjang di SPBU yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Meski kondisi saat ini relatif membaik, Rohim menilai potensi persoalan serupa tetap bisa muncul kembali.
Karena itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menegaskan, pembangunan SPBU khusus ASN masih relevan sepanjang tidak menelan anggaran besar.
“Persoalan ini kan sifatnya muncul-tenggelam. Kalau memang dibuat, silakan saja, asalkan tidak membebani anggaran secara signifikan,” pungkasnya. (ADV)




