SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Andriansyah, menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemkot) dalam memperkuat program pengendalian banjir yang menjadi prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Menurut Andriansyah, sebagian alokasi anggaran tahun 2026 akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur pengendalian banjir. Langkah tersebut di antaranya melalui pembangunan kolam retensi, kolam sedimentasi, serta kanal yang terhubung langsung ke sungai.
“Bagaimana nanti kolam retensi, kolam sedimentasi kita bangun, juga kanal-kanalnya supaya terhubung langsung ke sungai,” ujar Andriansyah, Senin (8/9/2025).
Politikus Partai Demokrat yang akrab disapa Aan itu menambahkan, pembahasan anggaran masih terus berlangsung, termasuk dalam perubahan tahun anggaran berjalan.
Namun, Aan menilai usulan Wali Kota melalui Kebijakan Umum Anggaran (KUA) sudah sejalan dengan visi RPJMD yang menempatkan penanganan banjir sebagai prioritas utama.
“Kita melihat dari KUA yang diajukan wali kota itu bagus. Makanya kita support. Hanya sedikit yang dikoreksi, agar tetap sesuai porsi yang ada di RPJMD,” tegasnya.
Andriansyah memastikan DPRD siap mengawal kebijakan anggaran tersebut agar implementasi program pengendalian banjir berjalan efektif dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Samarinda. (ADV)




