PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Korea Selatan dalam rangka pengembangan sektor pertanian berbasis teknologi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Informasi Geo Sistem. Penandatanganan yang berlangsung di Jakarta Pusat pada Selasa (27/8) ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan, kesejahteraan petani, dan mendukung kebutuhan pangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun, menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk mengatasi berbagai masalah yang selama ini dihadapi petani, mulai dari kondisi tanah pertanian, pengairan, hingga ketersediaan pupuk. Selain itu, MoU ini juga menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam menjadikan PPU sebagai lumbung pangan Kalimantan Timur.
“MoU ini menunjukkan keseriusan kami dalam memajukan sektor pertanian sebagai lumbung pangan Kalimantan Timur, sekaligus mendukung sektor pangan untuk IKN Nusantara melalui pengembangan pertanian berbasis teknologi,” ujar Makmur.

Makmur menambahkan, konsep pertanian cerdas yang diterapkan ini merupakan langkah inovatif untuk menghadapi tantangan pertanian di PPU. Dengan memanfaatkan teknologi yang ada, diharapkan produksi pertanian dan pendapatan petani dapat meningkat dibandingkan sebelumnya.
“Kabupaten PPU memiliki banyak potensi, dan lokasinya yang dekat dengan IKN harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Petani kami harus merasakan dampak positif dari pengembangan komoditas pangan di wilayah ini, sehingga hasil pertanian kami bisa langsung disuplai ke IKN, yang pada akhirnya juga meningkatkan kesejahteraan para petani,” jelasnya.
Makmur juga menekankan pentingnya keseriusan Pemerintah Korea Selatan dalam mengembangkan pertanian cerdas di Kabupaten PPU, yang diharapkan dapat terus dilanjutkan dan diimplementasikan. “Ini adalah kunci keberhasilan dalam mengatasi berbagai persoalan pertanian yang kita hadapi saat ini,” tutupnya. (adv/ara/pie)




