SAMARINDA – Kabut asap pekat menutupi sejumlah kawasan perkotaan Samarinda sebabkan aktivitas warga menjadi terganggu, Kamis (17/9/2026). Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda Duo Rahman Abdilah mengatakan, jarak pandang di kawasan perkotaan Samarinda berada di kisaran 5–6 kilometer.
“Jadi memang dari tadi pagi sampai siang ini, Samarinda ini diselimuti kabut asap yang sangat pekat. Untuk area perkotaan sendiri, jarak pandang ini berada di kisaran 5 sampai 6 kilometer sampai sekarang,” kata Duo Rahman.
Tak hanya itu, kualitas udara sempat masuk dalam kategori berbahaya dan beracun apabila dihirup. Hal tersebut tentu membuat kepanikan masyarakat.
Lebih lanjut, Duo Rahman mengatakan, pengukuran pada Kamis pagi menunjukkan angka 367,7 dan tersebut masuk kategori berbahaya. Namun, pada siang harinya ketidak dilakukan pengukuran Kembali, kualitas udara berangsur membaik.
Angka pengukuran turun menjadi 127 mikrogram per meter kubik atau berada pada kategori tidak sehat. “Pagi tadi sempat di angka 367,7 kategori berbahaya. Saat ini, siang ini turun ke kategori tidak sehat di angka 127 mikrogram per meter kubik,” ujarnya.





